Part 49 : Sebuah Celah

1942 Kata

Edward menatap hiruk pikuk padatnya kota dari dalam kantornya. Menatap kosong ke arah sibuknya kota yang sama sibuknya dengan kepalanya. Isi kepalanya masih bertarung, masih terus memikirkan tentang Ilona dan cara untuk mendapatkan perempuan itu lagi. Strategi ini dan itu sudah ia lakukan. Mengikuti ucapan Hazard pun sedang ia lakukan. Tapi sekarang ia justru ragu, apakah ia bisa mendapatkan Ilona jika masih diam seperti ini? Ucapan Mia pagi ini begitu menamparnya. Membuatnya berpikir ulang mencari cara lain untuk mendekati Ilona, mencari celah terkecil dan kesempatan apapun agar bisa dekat dengan perempuan itu lagi. “Dad! Kalau Daddy diam begini bagaimana caranya Ilona bisa kembali? Bagaimana jika Ilona justru berpikir Daddy tidak ingin kembali lagi dengan Ilona? Buruknya, bagaimana ji

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN