Futsal Sport Center. Sebuah nama yang Kiara baca dari gedung yang ada di hadapannya kini. "Lo mau main futsal?" Azka taruh helmnya di spion. Kemudian tak lupa dia ambil helm yang ada di genggaman Kiara. "Iya. Temen gue kekurangan orang. Sebenernya emang jadwal gue main sih. Tapi kan gue mau ngajak lo keluar, jadi gue minta tuker orang. Eh orang yang gantiin guenya malah gak dateng." "Tapi kan lo baru aja abis makan, Ka. Masa langsung di bawa lari lari sih. Nanti kalau perut lo sakit gimana?" "Cie, ceritanya perhatian nih?" Padahal Kiara sedang khawatir, eh malah Azka goda. Kan nyebelin ya. "Tenang aja, Ra. Gue gak bakalan kenapa kenapa kok. Gue janji sama lo." Di janjikan seperti itu Kiara merasa dirinya spesial untuk Azka. Apalagi Azka membawa Kiara ke lingkungannya. Yang mana t

