Mario pov Sekarang gue dan bokap nyokap gue sedang berada di ruang tamu dan tentu nya sama Cewek Kampung itu. "Jadi Papa ingin bicara sama kalian berdua." Gue sempet bertatapan sebentar sama cewek itu. Karna dia duduk samping gue pas. "Pa..papa mau bicara tentang apa ya?" Tanya gue ke papa. "Ini tentang pernikahan kalian berdua." Jawab mama. "Emang kenapa dengan pernikahan nya?" Tanya gue lagi. Jujur gue masih nggak ngeh. "Jadi pernikahan kalian akan di laksanakan dua hari lagi," ucap Papa santai. Oh.. Itu doang... "Apa!!" Astaga, Papa gue gimana si? Masa mepet banget si. "Iya nanti Ratna ke buru mblendung lagi," ucap Mama terkekeh ngebuat gue melotot seketika. Ya melotot nya bukan ke mama gue juga kali, itu hanya sebatas kaget aja sama omongan mama gue. "aY kita adain pernikahan

