Chapter 127

1560 Kata

Kesalahpaham yang terjadi antara Raka dan Zara terus berlanjut. Raka memilih pergindari rumah Andika, agar emosinya tidak terluapkan. Raka pulang ke apartemennya untuk pergi menenangkan dirinya. Bip Bip (suara pintu apartemen Raka) Raka membuka pintu apartemennya, berjalan masuk ke kamarnya. Raka membuang dirinya di tempat tidurnya dan menghadap ke langit - langit apartemennya. “Haaahh.. kenapa sih Zara dan Andika? Apa mereka berdua nggak bisa ngehargain aku? Apa mereka berdua nggak tau kalau kedekatan mereka berdua itu membuatku cemburu? Atau cuma aku yang terlalu cemburu terhadap mereka?” Tanya Raka pada dirinya sendiri. “Tuhan tolong.. kalau memang Zara yang kau titipkan untuk menemaniku sekarang, menemani hari - hariku, tolong jangan biarkan dia pergi dari hidupku, aku benar -

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN