“Ahhh.. rencana gue gagal lagi.” Seru Nabila di dalam toilet. “Kenapa sih, Mba Cindy itu pakai ngebela Mba Zara lagi. Padahalkan kalau dia kerjasama sama gue bakal ada kesempatan juga buat dapetin Pak Raka kembali. Aaahhhh kessel banget gue.” Gumam Nabila seorang diri. Zara bersama Cindy dan juga Bella kembali ke lantai lima bersama - sama, sedangkan Prilly kembali turun ke lantai satu. “Kenapa sih tuh orang? Kayaknya dia yah yang suka banget sama Raka?” Tanya Cindy sembari berjalan masuk ke dalam lift . “Lo nggak usah tanya lagi, dia emang kayak gitu. Udah banyak yang dia lakuin semenjak Zara pacaran sama Raka. Pokoknya ada aja keributan yang dia buat.” Ucap Bella. “Hah? Beneran Zara?” Tanya Cindy. “Iyaa beneran. Apa yang di katakan Bella benar, tapi nggak apa - apa sih. Selama

