"Enggak, hanya ingin berdekatan dengan kamu aja." ujar Alister tersenyum. Aleta ikutan tersenyum, ia senang sendiri ketika melihat senyuman manisnya itu. Meski nyatanya ia sedang berada dalam mode kesibukan saat ini. Banyak gelas dan piring yang kotor yang harus ia bawa ke dapur. Alister membantu mengambilnya, namun tiba tiba Melki berkata. "Alister Lo kok disini? Bukannya tadi Lo bagian sana ya? Disana rame loh. Udah disana aja. Biar Aleta gue yang bantu." ujar Melki seraya membantu Aleta merapikan sisa makanan kotornya. Alister merasa tidak nyaman dengan ini. Kenapa ada saja gangguan untuk mendekati Aleta dalam penyamarannya kali ini? Perasaan selama ia menyamar jadi anak direktur tidak ada yang mengganggu hubungan mereka. Apa mungkin ia berubah saja ya ke penyamarannya semula? Al

