BAB 24 | Iri Hati

1189 Kata

Shopia meremas tasnya kuat, perkataan Alex membuat hatinya panas. Ingin rasanya ia membunuh pria itu, tapi sayangnya Shopia tidak memiliki kekuatan untuk melawan. Jengah mendapat perlakuan buruk dari keluarganya, Shopia memilih segera pergi tanpa mengucapkan sepatah kata apa pun. Kepergiannya yang dibalut ekspresi kesal membuat para saudara merasa puas karena telah mempermalukan si anak haram. Shopia duduk di taman sambil menikmati es kopi americano-nya yang dia minta dari pelayan, di sana dia menatap layar ponselnya, Reza masih belum menghubunginya sejak pertemuan terakhir mereka. Shopia mengetuk-ngetuk jarinya, dia mulai mewanti-wanti akankah Reza memilih perusahaan daripada wanita itu. Helaan napas Shopia berembus panjang, dia mengambil kopinya dan memakan esnya dengan perasaan kes

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN