“Kamu baik-baik aja ‘kan? Kamu enggak diapa-apain sama mereka ‘kan?” tanya Evan, menatap Lia serius. Mereka sekarang sudah berada di ruangan Evan, duduk di sofa panjang nan empuk yang ada di ruangan Evan. “Aku enggak apa-apa kok Mas. Maaf ya udah buat kegaduhan,” Lia tersenyum kikuk, merasa bersalah. “Kenapa kamu harus minta maaf? kamu enggak salah," “Ya soalnya aku ke sini enggak bilang-bilang sama kamu dulu. Sebenarnya aku ke sini cuma mau anterin bekal makanan kamu yang tertinggal aja, eh aku lupa kalau orang perusahaan ternyata pada belum tahu sama pernikahan kita.” “Enggak apa-apa. Mungkin memang udah waktunya semua orang tahu,” “Tapi apa semuanya akan baik-baik aja?” “Tenang aja, kamu enggak usah terlalu khawatir ya,” Lia merasa hatinya menghangat, suaminya selalu melontarkan k

