Semenjak hari itu kehidupan Bima dan Ayu mulai terguncang, tiap harinya ada saja paket yang datang dengan isi tak terduga. Sehingga Bima berpesan pada Bu Tanti atau Pak Yasa untuk menandai siapa orang yang menaruh paket itu di depan rumah. Sayangnya, sampai sebulan berlalu belum ada hasil apapun. Hal ini tentu saja mempengaruhi kondisi Ayu, keadaannya sempat drop dan berat badannya turun drastis. Mertuanya bahkan harus repot-repot mengirimkan makanan khusus untuk Ayu, melihat diusia kandungan enam bulan perempuan itu malah semakin kurus. Sempat juga berkali-kali kena teguran dari dokter kandungan. "Ayu!" seru Sari ketika Ayu beranjak ingin mengambil sesuatu. "Apa?" tanya Ayu menoleh, berhenti sejenak. "Rok lo ada darahnya!!" Demi mendengar suara cempreng Sari, semua orang yang ada

