Ayu dan Bima sedari awal memang sudah berencana untuk menginap satu malam, besok sore baru pulang. Gian dan Awan yang mengetahui hal itu menurut saja, lagi pula jarang-jarang juga mereka bisa menikmati suasana pedesaan yang masih asri, beda dengan keadaan Jakarta yang padat akan b***k korporat. Nenek juga tak keberatan dengan keputusan Ayu, malah senang karena bisa merasakan keramaian cengkraman antara anak cucunya. Rumah ini hanya dihuni oleh empat orang, nenek, bibi, paman, dan Rehan -anak bungsu bibi- dulu ada Erna, tapi semenjak menikah perempuan itu memilih mengikuti suaminya yang berpindah-pindah karena mengikuti SOP pekerja. Memang rumah ini tak begitu besar, bahkan Ayu dan Bima harus menata tempat tidur di depan televisi bersama ketiga adiknya. Sebenarnya ada satu kamar milik Re

