Fitnah.

1559 Kata

    "Selamat pagi, Sayang, " ucap Mo qi qi di tengah rasa ngantuk.     Bangun tidur dan disambut oleh pemandangan lezat berupa pria panas dan cantik seperti Long feng adalah salah satu kenikmatan dunia yang tiada tara. Apalagi yang bisa dilakukan oleh Mo qi qi selain membenamkan wajahnya pada d**a telanjang Long feng yang menggiurkan. Tangan kekar yang ia jadikan bantal sejak semalam terasa begitu nyaman dan hangat.     "Sudah waktunya untuk bangun dari ranjang nyaman ini," Mo qi qi terkekeh geli melihat Long feng cemberut," jangan iri, ranjang itu tidak senyaman dirimu," ucap Mo qi qi yang masih menggosokkan wajahnya pada d**a Long feng.     Long feng mendengus geli dengan tingkah Mo qi qi yang seperti anak kucing di dadanya. Dengan gerakan seperti ular dia naik ke atas tubu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN