Episode 37 ( END )

1708 Kata

"Kamu bertahan sayang. Kamu harus bertahan.." Kata itu selalu Erga ucapkan saat dokter dan beberapa suster mendorong bangsal Ayla dan membawanya masuk ke ICU. Erga selalu menggenggam tangan Ayla sampai akhirnya sampai di ruang ICU, Erga di perintahkan untuk menunggu di luar. Erga mengacak rambutnya frustasi. Harusnya tadi dia tidak meninggalkan Ayla sendiri. Seandainya dia tidak pergi ke toilet, Ayla pasti akan aman bersamanya. Pasti tidak akan terjadi sesuatu pada Ayla dan anaknya. "Arghs!!" Erga masih membayangkan saat dia datang ke gudang penyekapan Ayla, dia melihat Ayla yang tengah hamil besar duduk lemas dengan tangan terikat. Erga tidak tau apa yang akan terjadi jika dia tidak cepat-cepat pergi ke sana. Erga mengepalkan kedua tangannya. Ini semua karena Karina. Karina memang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN