Reifan tak ke kantin. Ia sibuk rapat kecil dengan gengnya di sekolah. Ya membicarakan soal Daniel. Ia juga baru tahu kalau teman-temannya sempat dihajar juga lusa kemarin. Ternyata itu juga ulahnya Daniel. Gak ada yang berpikir kalau Daniel adalah pelakunya. Karena kan mereka mengira kalau mungkin ya anak SMA lain yang kurang kerjaan. Eeh setelah dicek-cek lagi ciri-ciri seragamnya ya sama dengan yang Daniel kenakan. Maklum kan seragamnya beda. "Bisa-bisanya tuh anak lolos lagi!" "Bukan kali pertama, Rei. Lo gak tahu aja, dulu juga pernah begitu." "Yang kasus dua tahun lalu itu?" "Waktu dia masih SMP juga sering. Ada banyak korbannya. Cuma pada gak berani ngomong. Ya gila aja kalau ngaku jadi korban. Malu, men!" Ya juga. Pasti malu lah. Kasus Bellova juga sama. Bahkan pihak sekolahnya

