"Lo yakin nerusin Hukum?" "Terus lo ngapain ngambil itu juga?" Zikri terkekeh. Jadi begini, minggu lalu Zikri ikut berkumpul tuh bersama Tata, Adeeva, Adel, Manda, Aldo, Duta, dan tiga teman Adel di kampus. Adel tentu sudah mengenalnya. Beberapa kali, Zikri pernah datang ke rumah dan memang ketemu Adel. Bahkan hampir copot jantungnya saat bertemu pertama kali. Hahaha. Gara-gara Adel sedang membuat rambutnya menutupi muka untuk mengeringkannya dengan handuk. Mana sambil berjalan pula waktu itu kan mau ke dapur eeh malah pas-pasan sama Zikri yang sedang mencari kamar mandi. Hahahaha. Sejak itu, Zikri memang agak merinding melihat Adel. Kalau sekarang yang sudah berkurang. Maklum kan wajah Adel tanpa ekspresi. Boro-boro tersenyum. Tatapan matanya pun mendatar. Makanya ia tak bisa membaca

