19. H-5 Minggu

1042 Kata

Gisel mendesah lelah di atas kasur miliknya, sejak usia kehamilannya memasuki 8 bulan dia sering merasa nyeri di punggungnya. Gerakannya juga sudah tidak selincah dulu lagi, badannya terasa berat. "Sel?" "Ya ma," Hana mendekati putrinya, tangannya membawa sepiring buah-buahan segar. "Dimakan dulu buahnya," Gisel mengangguk. "Pinggang aku pegel banget mah, sakit." Adu Gisel kepada mamanya. Hana tersenyum lembut, "Itu hal yang wajar sayang. Sabar ya, nanti kalau anak-anak kamu udah lahir kamu pasti kangen momen-momen kayak gini." "Gak boleh di pijit ma?" "Jangan dong, kalau kamu gak kuat di usap-usap aja pinggangnya. Mama keluar sebentar ya, mau belanja di tukang sayur. Tadi Bayu minta di masakin capcay." "Iya," Gisel menghela nafas panjang, tangannya terulur untuk mengusap pingga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN