Matahari mulai menyelundup masuk di celah-celah tirai kamar, mengganggu tidur Rose. Perlahan kedua bola mata Rose mulai terbuka, kornea mata Rose berusaha untuk menyesuaikan cahaya matahari yang mulai masuk menerangi kamar. “Engh..” Rose menggeliat, mencoba mengumpulkan kembali nyawanya yang terasa tertinggal. “Ketemu mereka sekarang,” ucap Rose dengan malas, mengubah terlebih dahulu posisinya menjadi duduk di pinggiran kasur, menatap sekeliling kamar tidurnya dan bersiap-siap untuk melakukam kegiatan panjang yang tidak boleh ia lupakan. "Hoam.. tapi masih ngantuk." Rose menjatuhkan dirinya lagi di kasur, memilih memejamkan matanya sejenak. Di pack utara Ana dan Ken tengah berbincang serius dengan para tetua dari semua pack utara yang berada dalam kondisi selamat saa

