BR#38 teror

1378 Kata

Sam menghela nafas panjang, meletakan surat yang sudah ia baca di atas meja sembari menggulungkan lengan kemeja yang ia kenakan sampai siku. Menatap serius Arta yang masih menunggu penjelasan Sam mengenai teror yang ia terima saat ini. “Kamu benar Ta, mereka memang sudah lebih dulu mendatangi aku dan juga Alya, mereka mengancam kami untuk ikut bergabung dalam eksperimen gila mereka. Tapi untungnya aku dan Alya berada dalam keamanan pemerintah sebagai salah satu ilmuwan negara, jadi mereka tidak bisa bertindak lebih jauh lagi,” ujar Sam yang sekarang memijat pelipisnya yang terasa pusing. “Jadi karena itu mereka mencari orang-orang terdekat dari kak Sam da juga kak Alya?” tanya Arta yang memastikan penjelasan Sam. “Tebakan kamu tidak salah Ta, mereka sedari dulu mengincar orang-orang pe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN