"Ish! Gue mau yang paha! Lo aja makan sayapnya!" Winona dan kedua Kakak lelaki bertengkar di tengah-tengah sarapan. Masalahnya cuma karena potongan ayam. Winona lebih suka paha, yang lain juga begitu. Padahal masih banyak potongan tersisa di piring. "Ngalah, dong, tolong! Gue gini-gini anak bungsu, nih!" Areas menyahut, tidak mau kalah. "Gue juga berarti! Kita anak kembar kalau lo lupa." "Kembar apaan," cibir Winona. "Lo aja nggak pernah ngakuin gue saudara kalau di sekolah." Raka mencobot ayam goreng dari atas piring, potongan sayap yang ia pilih. Ia mengalah, dan memberikan paham ayam pada adik perempuannya. "Wah! Parah lo, Res!" Winona menggigit ayam goreng di tangan, ekspresi wajahnya sengaja dibuat-buat untuk mengejek Areas. "Nggak usah ngaku-ngaku saudara kembar kita!" Wino

