Putri Tidur

1265 Kata

Bab 38 Putri tidur Kiana buru-buru menundukkan kepalanya menghindar, ia lalu merapatkan bathrobenya dengan kedua tangannya sontak membuat Rama terbahak. Kiana mengernyitkan dahinya heran melihat sang suami yang justru tertawa mendapat penolakannya. Detik selanjutnya ia baru menyadari jika suaminya itu telah mengerjainya. “Mas Rama nyebelin ihh,” ucap Kiana memanyunkan bibirnya. “Habisnya aku tuh gemas lihat kamu begitu,” ucap Rama di sela tawanya. Kiana menggembungkan pipinya dan mengerucutkan bibirnya menatap kesal ke arah sang suami yang langsung dibalas dengan sebuah kecupan oleh Rama. Rama meraih gagang laci, ia menariknya lalu mengeluarkan sebuah hair dryer. Ia menancapkannya pada stop kontak lalu menyalakan hair dryer tersebut dan mengarahkan ke rambut Kiana yang masih basah. “

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN