Manja

1897 Kata

Jam masih menunjukkan pukul sepuluh lewat lima menit. Rama menggandeng sang istri keluar dari ruang periksa. Rama mengajak Kiana dan Mei untuk pulang ke rumah. Karena ia juga harus segera ke kantor untuk bekerja. "Ma, kita balik ke rumah sekarang ya?" ucap Rama yang diangguki oleh sang ibu. "Kamu gak balik ke kantor sekarang saja? Biar Mama yang jagain Kiana." Mei menawarkan bantuan kepada sang putra. “Iya, Mas. Gak apa-apa kok kalau aku pulangnya sama Mama atau sama Pak Man saja,” ucap Kiana menyetujui saran sang mertua. Rama menggelengkan kepalanya. “Gak, Aku pengen antar kamu pulang dan pastiin kamu sampai rumah dengan baik,” ucap Rama bersikukuh dengan keinginannya. "Oh ya sudah kalau gitu, Mama mampir ke butik dulu,” ucap Mei kemudian. Rama menganggukkan kepalanya. “Iya, Ma. Hat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN