Perawat Pribadi

2157 Kata

"Udah lebih baik?" Tanya Abi, melihat Laura kini lebih tenang, setelah banyak meneguk air putih. Laura mengangguk, tersenyum tipis. Namun, rasanya dia enggan melanjutkan makannya. Bukan karena tidak berselera, melainkan karena gugup menghadapi Abi saat ini. Sarapan bersama untuk pertama kalinya. Laura dan Abi tampak menikmati makanan mereka masing-masing, tidak ada protes dari lelaki itu soal masakannya. Laura mencoba fokus makan, meski otaknya tidak bisa diajak kompromi saat ini. Pikirannya entah ke mana-mana. Sadar di mana dia berada saat ini, di kamar seorang laki-laki berstatus duda, duduk berdua, berdekatan dan makan bersama. Laura yakin jika ada mahasiswi lain yang nengetahui kedekatan mereka seperti ini, dia pasti akan dimusuhi sekampus. Apalagi kemarin pagi mereka sudah beradu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN