Kali ini, Laura ingin bersumpah rasanya. Tidak akan mau lagi berurusan dengan ayahnya apapun yang terjadi nanti. Kata-kata yang baru saja Laura dapatkan melalui chat dari ayahnya, tak hanya membuat matanya perih ketika membacanya, tapi hatinya juga seperti tertusuk belati tajam Anak nggak tau diri, bisanya cuma minta uang. Hubungi orang tua cuma untuk minta uang dan kalau lagi susah. Nggak ada uang kos, uang kuliah atau semacamnya. Kalau kamu mau itu semua, mau hidup enak, pulang ke rumah! Laura mendongakkan kepalanya, menahan air matanya agar tidak merembes deras. Selama ini dia sudah hidup dan berjuang keras tanpa bantuan siapapun. Tanpa meminta kepada siapapun. Namun, tetap saja dianggap tidak tahu diri ketika sang ayah membalas chatnya yang sudah dia kirimkan sejak beberapa hari la

