58. ARETA II

1001 Kata

Alhamdulillah, akhirnya pulang dan sampai rumah dengan selamat. Reta berikan senyum terbaiknya untuk Kak Artha dengan harap semoga senyuman ini bisa sedikitnya pudarkan lelah akibat nyetir berjam-jam. Bisa saja, kan? Bagi kaum bucinisasi, sekelas senyum saja efeknya sudah level kahyangan. Berasa diterbangkan dan terangkat lah semua beban. Ya, itu baru senyuman dari pasangan. Belum yang lain. Bayangin aja dulu, bayangin! "Makasih ya, Kak," ucap Reta. "Sama-sama. Langsung istirahat aja ya, Ta." Reta mengangguk. Dia akan rebahan habis ini, nanti di setelah Kak Artha hengkang dari jarak pandangnya. Yang semula gerangan sudah mampir dan ngobrol sejenak bersama mamanya Reta, kini Artha pamitan, lagi. Dia mau pulang ke tempat kosnya di dekat lokasi kerjaan. "Hati - hati di jalan!" Reta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN