"Makasih ya, Bang." Reta berikan helm kepada mamang ojolnya. Lalu dia melangkah memasuki gerbang rumah. Pegel, Reta nggak tahu kalau di lokasi hajat harus turun tangga dulu pas datang, lalu naik tangga lagi ketika pulang. Tahu begitu Reta kondangannya pakai flat shoes saja. Eh, betewe, tumben sekali. Gerbangnya terbuka lebar. Reta melongok - longok. Wah ... ramai. Banyak sekali sandal di depan rumah nenek. Ada pula mobil, entah punya siapa, yang satunya jelas milik Papa. Ada apa, nih? Tadi juga Papa nelepon. Tak ambil pusing, Areta lekas buka sepatunya. Dia simpan di pojok teras, lalu melangkah perlahan, memasuki rumah sambil bilang, "Assalamualaikum." Yang disambut dengan balasan salam serempak dari dalam. Ya ... "Waalaikumsalam." Begitu banyak orang di sana. Duduk memenuhi

