Suasana di dalam kamar kini cukup canggung bagi Nirmala dan Reymon. Dengan Nirmala yang saat ini pikirannya sudah melalang buana kemana-mana, sedangkan Reymon tetap berusaha menguasai dirinya sebagai seorang pria sejati yang menunjukkan sikap dewasa. "Ehem, kemaslah barangmu terlebih dahulu. Aku akan menidurkan Ana." Dengan gerakan super kaku Nirmala menganggukkan kepalanya dan mulai menaruh barang bawaannya di dalam lemari dalam kamar tersebut. Dalam hati dia terus merapalkan kata-kata penenang agar dia tidak sampai gugup apa lagi salah tingkah. 'Jangan gugup Nir, jangan gugup oke! Kalem, eh tapi nanti gimana kalau aku tidurnya ternyata ngorok, terus juga kalau nanti aku ngiler, apa lagi kalau sampai posisi tidurku yang berantakan sampai diketahui oleh dr.Rey hingga membuat dia ilfil.

