Semuanya telah pulang, kini tinggal Nirmala yang ada di kamarnya. Ia benar-benar sudah tidak sabar dengan setumpuk oleh-oleh yang ada di atas kasurnya. Mereka seolah-olah melambai-lambai pada Nirmala menunggu giliran meminta untuk dibuka. "Aku gak nyangka kalo seserahan orang lamaran bakal sebanyak ini." Dengan ekspresi sumringah Nirmala mulai membuka satu persatu mulai dari makanan, dan juga beberapa hadiah yang diantaranya berisi baju, kosmetik, bahkan sepatu, dan lain-lain. "Wahh bajunya kok bisa pas gini ya, jadi kelihatan makin cantik kan kalau kayak gini. Foto ah..." Setelah mengambil foto dirinya di depan cermin, entah mengapa gadis itu memiliki keinginan untuk mengirimkan hasil jepretannya pada dr.Rey. Dengan iseng Nirmala mencari kontak w******p dr.Rey dan mengirimkan fotonya.

