Bab 53

1180 Kata

53 Arista keluar dari kamar mandi dengan wajah pucat. Keringat dingin menghiasi dahi dan atas bibirnya, menjadikan Nela terus memandangi sahabatnya tersebut. Arista duduk menyandar di sofa panjang. Dia memijat pangkal hidung yang sejak pagi tadi berdenyut. Arista mengusap perutnya yang terasa mual, sembari membatin jika kemungkinan dia tengah masuk angin. Tiba-tiba Arista bangkit dan jalan cepat ke toilet. Bunyi orang yang tengah mun-tah menyebabkan Nela khawatir dan segera menyusul sahabatnya. Nela panik saat menyaksikan Arista yang terduduk di lantai depan kloset. Nela berteriak memanggil Diah, kemudian dia menyirami toilet sembari menenangkan Arista yang sedang menangis. Diah datang dengan tergopoh-gopoh. Dia membantu Nela untuk membukakan pakaian Arista yang terkena mun-tahan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN