30 Kelompok yang akan bertolak ke Auckland, tengah berkumpul di terminal khusus pesawat pribadi ataupun sewaan, di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. Orang-orang berpakaian serba putih dan biru itu sedang mendengarkan penuturan Jauhari, yang menjadi ketua kelompok tersebut. Sebab banyak bos yang juga membawa keluarga untuk berlibur, total anggota kelompok itu hampir mencapai 60 orang. Hingga Jauhari harus membagi mereka ke dua pesawat. Yakni milik Sultan Pramudya, dan keluarga Adhitama. Para bos PG ditempatkan di pesawat Adhitama yang baru dibeli 2 bulan silam. Sedangkan tim PC, PCD dan PCT, menumpang di pesawat Pramudya. Rombongan itu bergerak menuju kedua pesawat dengan tertib. Jauhari meminta bertukar posisi dengan Wirya, agar seniornya itu menjadi pemimpin di pesawat A

