14 Rifda tercenung, saat Biantara tiba-tiba muncul di kantornya. Rifda tidak kuasa menolak kala pria tersebut mengajaknya makan siang, di salah satu restoran yang dulu pernah menjadi saksi kencan mereka, sebelum dan setelah menikah. Perempuan berbibir penuh itu mengamati sekeliling yang sudah berubah dari yang diingatnya, saat terakhir kali ke sana. Rifda terhenyak, ketika Biantara memesankan makanan kesukaannya pada pelayan. Rifda memandangi pria berkulit kecokelatan yang nyaris tidak berubah dari saat mereka masih pacaran. Rifda spontan tersenyum ketika tatapan mereka bertemu. "Mas masih ingat makanan kesukaanku?" tanya Rifda, sesaat setelah pelayan pergi. "Ya. Otakku masih bisa ingat jelas yang dulu-dulu. Yang sekarang, cuma urusan kerjaan dan para sahabat," jawab Biantara. "

