Bab 34

1154 Kata

34 Biantara menciumi dahi Arista, lalu memeluk perempuannya cukup lama. Biantara enggan berpisah, tetapi dia harus menuntaskan janji guna memberikan waktu sendiri buat Arista. Biantara menjauhkan diri dan menunduk untuk mengecup bibir Arista, tetapi perempuan itu lebih gesit menjauh sembari mendorong d**a lelakinya. "Nyosor wae," ledek Yusuf yang mendatangi pasangan itu untuk menyalami Arista. "Aku nggak mau pulang," rengek Biantara. "Jangan ngadi-ngadi, Mas. Ayah dan Rania sudah heboh, karena kita berdua nggak ada di tempat," sahut Nidhana. "Kamu aja yang pulang. Aku tetap di sini," pinta Biantara. "No! Di sini bagian kerjaku. Mas, kan, pegang tempat lain," kilah Nidhana. "Tukar posisi." "Enggak mau." "Ngeyel!" "Bebal!" "Heh!" "Apa? Mau berantem? Ayo!" "Kalian g

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN