Berteman Dengan Rasa Sakit

1234 Kata

Pintu terbuka lebar-lebar, menampakkan sosok Rika dan Adryan yang berjalan beriringan. Langkah demi langkah kaki mengalun merdu, tertangkap beberapa pasang telinga. Wajah murung Bintang berubah ekspresif saat Adryan menghampirinya. Senyum tulusnya mengembang sempurna, membuat Ferdhy tampak cemburu. Wajah Ferdhy tertekuk masam, saat melihat perubahan di wajah Bintang. Aura bahagia terpampang jelas di balik wajahnya yang berseri. Ferdhy mengepal keras, menahan amarah yang memanas seperti air mendidih di dalam teko. Kepulan asap tak kasat mata, berkumpul di titik kepalanya. Ferdhy semakin geram saat Adryan menghentikan langkahnya tepat di hadapan Bintang. Sambutan hangat dari Bintang membuat Ferdhy semakin muak. "Mas Iyan dari mana?" tanya Bintang perhatian. Sorot mata lembutnya menatap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN