Adryan datang dengan penampilan yang lebih segar. Bau badannya yang maskulin, menguar di ruangan yang terpasang pendingin ruangan. Mata Adryan menyipit, menjumpai Rani yang tengah asyik dengan ponselnya. Ia pun berjalan menghampiri sang adik dan mendudukkan diri di sebelahnya. “Hey,” tegur Adryan dengan menepuk pundak Rani sebelah kiri. “Ih, Abang. Jauh-jauh, jangan ganggu aku!” Rani meraung geram karena kehadiran Adryan sangat mengganggu fokusnya untuk menonton drama Korea yang diperankan oleh aktor kesayangannya. Keusilan Adryan semakin menjadi. Ia pun merangkul Rani membuat gadis itu tak bisa leluasa menggerakkan tubuhnya. “Di suruh jagain Kak Bintang malah nonton drakor!” tukas Adryan. Bintang yang masih asyik bermain ponselnya, ia langsung mengalihkan perhatian pada

