Apapun Kondisinya, Saya Terima.

1033 Kata

Ghina baru saja selesai membersihkan diri. Wanita berkulit putih bersih itu keluar dengan piyama yang membalut tubuhnya. Berjalan menuju almari dan memilah pakaian apa yang akan ia kenakan. Sementara Zalman melihat ke arah istrinya dengan tatapan lekat tak beralih barang sedetik pun seolah itu pertunjukan yang mampu menarik segala fokusnya. "Kenapa melihatku seperti serigala melihat mangsa begitu, Mas?" sungut Ghina, tak nyaman walau yang memperhatikannya adalah sang suami. Zalman hanya tersenyum tipis. Mendapatkan teguran seperti itu membuatnya malu. Wajahnya mendadak jadi kepiting rebut, merah merona. Astaga, usianya tidak lagi muda! Tetapi mengapa ia terus merasa berdebar saat Ghina berpenampilan seperti itu di hadapannya? "Dua hari lagi jadwal kemo, ya?" tanya Zalman, mengusir c

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN