Naskah ini mengandung narasi eksplisit, bahasa tubuh yang sangat menjurus, dan adegan khusus dewasa (18+). Di bawah usia tersebut dilarang keras membaca. Kebijakan pembaca sangat diperlukan. Suasana di teras rumah panggung itu mendadak membeku, namun di dalam d**a Revan, jantungnya berdegup kencang seperti mau copot dari tempatnya. Suara derit pintu kayu jati tadi seolah menjadi lonceng kematian bagi ketenangannya. Di ambang pintu yang remang, Vita berdiri tegak dengan daster barunya, menatap pemandangan di depannya dengan mata yang membelalak lebar. Vita melihat dengan jelas posisi Cici yang sedang duduk di antara kedua kaki Revan yang terbuka, dengan tangan Cici yang masih menempel erat di paha atas Revan, tepat di area sensitif yang menonjol. "Cici? Kak Revan? Lagi ngapain di teras g

