Kabar Kelam dari Langit Darmata

1463 Kata

CATATAN ADEGAN: Scene berpindah secara total. Meninggalkan kehangatan daster tipis dan aroma melati di rumah panggung Desa Ghadita, narasi kini melesat membelah awan menuju puncak Gunung Darmata yang angker. Atmosfer berubah drastis dari gairah yang mendidih menjadi teror dingin yang menusuk tulang. Di sinilah, di tempat yang paling dekat dengan langit hitam, sebuah kegagalan besar akan dilaporkan. Gunung Darmata malam itu nampak lebih menyeramkan dari biasanya. Kabut hitam yang tebal seolah memiliki nyawa, merayap perlahan menghisap setiap tetes cahaya rembulan yang mencoba menembus celah pepohonan tua. Di bawah deru air terjun yang menghantam bebatuan dengan suara menggelegar seperti rintihan raksasa, Mbah Sutrisno masih setia menunggu. Tubuhnya yang ringkih dibalut kain hitam, duduk b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN