kesaktian Ayu

1187 Kata

Sore itu, Desa Gadita dibalut hawa yang aneh. Langit jingga nampak tenang, namun di dalam d**a Revan, ada gejolak yang tak kunjung padam. Ia melangkah mantap menuju warung Pak Kumis dengan gaya yang semakin berwibawa. Di sampingnya, Ayu Anarawati melayang-layang dengan centil. Sosok yang kekuatannya melampaui segala jenis raja jin ini sedang dalam mode paling manja, membisikkan kata-kata yang membakar telinga Revan. "Revan... ih, kok diam saja sih? Tadi kan sudah puas bersama adik-adikmu, masa sekarang aku dicuekin?" ucap Ayu sambil tiba-tiba melesat ke depan, menghalangi langkah Revan dengan gerakan secepat kilat. Ayu berhenti tepat di depan wajah Revan. Dengan gerakan yang sangat berani dan binal, ia mengangkat kebaya sutra hijaunya yang transparan itu tinggi-tiinggi. Ia memamerkan kei

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN