~DANIYAL~ “Sudah sejauh mana hubungan kamu dengan pacar kamu, Dan?” Pertanyaan bokap ketika kami sedang di lapangan golf. Padahal gue sudah mengambil ancang-ancang untuk mengayunkan stik ke arah bola golf. Akhirnya urung gara-gara mendengar pertanyaan bokap yang nggak terduga itu. “Sejauh masing-masing orang tua kami sudah tahu hubungan kami, Pa,” jawab gue jujur. “Kenapa, Pa?” Papa menggeleng kemudian memberi kesempatan pada gue untuk melakukan tembakan. Dan setelah menunggu beberapa saat bola gue dinyatakan masuk lubang hanya dalam satu kali pukulan. Gue menoleh untuk melihat ekspresi bokap. Bokap tersenyum kemudian menepuk pundak gue. “Makan dulu,” ucap bokap mengajak gue untuk istirahat. Gue menurut karena memang perut gue merasa lapar dan entah kenapa feeling gue mengatakan

