37. He's Coming

1205 Kata

~UPIK~ Aku berusaha membuka mata. Setelah mengerjap beberapa kali dan pandanganku tertuju pada pintu ruang rawat inapku yang terbuka tanpa diketuk lebih dulu. Daniyal tampak berdiri di ambang pintu, menatap lurus ke arahku. Matanya menunjukkan rasa khawatir saat melihatku. Membuat perasaanku menghangat dan merasa sudah jauh lebih baik dari saat pertama kali masuk kamar tadi. Namun aku tiba-tiba menggeleng menganggap bahwa saat ini sedang berhalusinasi. Nggak mungkin Daniyal datang malam ini. Namun saat mendengar suara debuman pintu ditutup aku mulai sadar bahwa sosok Daniyal yang aku lihat tadi nyata adanya. Laki-laki itu kini sedang berjalan menghampiriku yang sedang terbaring lemah tak berdaya di ranjang pasien. Aku jadi merasa bersalah. Dia pasti memaksakan diri datang ke Surabaya se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN