~UPIK~ Beberapa prosesi adat yang harusnya dilakukan oleh aku dan Daniyal ditiadakan, mengingat aku kami berada di luar Padang, ditambah lagi kami juga tidak tinggal di satu kota meski sama-sama berada di pulau yang sama. Kata Abak saat acara baretong atau acara perhitungan hari untuk menentukan tanggal pernikahan, Papa yang menyarankan untuk tidak terlalu saklek pada prosesi adat. Saat ada pihak dari keluarga Amak yang menentang saran dari Papa, beliau cuma bilang, ‘yang penting itu syarat dan rukun nikahnya terpenuhi, sisanya hanya bonus’. Kalau dua-duanya sudah sama-sama cocok janganlah membuat mereka menjadi tidak berjodoh hanya karena harus menuruti prosesi adat. Sekarang siapa yang tidak ingin mengikuti adat istiadat yang berlaku? Tapi lihat-lihat juga berlakunya untuk siapa? Begi

