BAB 59

1241 Kata

Kailen membuka kedua matanya saat tersadar dari alam mimpi. Dia bangkit dari tempat tidur lalu pergi ke kamar mandi sekedar mencuci wajahnya. Wanita itu mencoba tersenyum saat memandang bayangan wajahnya dari kaca wastafel. Pria itu lebih dulu memutuskan hubungan dengannya. Pria itu pula yang menginginkan hubungan mereka masih terjalin meski sekedar sebuah pertemanan. Lalu apakah dirinya mampu bersikap layaknya seorang teman di hadapannya? Meskipun itu bukan hal yang mudah untuk dilakukan terlebih hubungan mereka belum lama berakhir, Kailen harus mengiyakan permintaan pria itu. Dia harus bisa membuktikan padanya jika dirinya dapat bangkit dari rasa yang pernah muncul di dalam hati. Lamunan Kailen teralihkan ketika mendengar ponselnya berdering. Kailen segera mengelap kedua tangannya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN