Awas Pencuri!

1737 Kata

     Alamanda menghidu semerbak lavender. Aroma itu begitu kuat, mengantarnya kembali ke masa lalu, ketika Bobi mengajaknya berkunjung ke padang lavender di negara bagian Tasmania.      Saat itu liburan musim panas. Alamanda terbang dari Bali ke Sydney menemui lelaki itu. Lalu mereka merencanakan sebuah perjalanan jauh, menyeberangi Selat Bass, memanen lavender bersama para petani, dan turut menyuling minyaknya.    Matahari yang hangat dan segala sesuatu yang tampak indah dalam warna ungu kebiru-biruan. Hamparan pohon lavender yang bermekaran itu sangat panjang dan seakan tiada berujung. Mereka tampak seperti gerombolan ulat bulu ungu raksasa.      Setelah mengantongi oleh-oleh minyak lavender yang telah melewati masa penyulingan selama tiga minggu, dua muda-mudi itu mendatangi restoran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN