114. Pinangan Mendadak

1513 Kata

Setelah seminggu dirawat di rumah sakit dan merepotkan keluarga yang telah bergantian menjaganya, akhirnya hari ini Gara pulang ke rumah. Bukan karena dia benar-benar sudah pulih sehingga dokter memulangkannya, tetapi karena dia terus merengek selama beberapa hari belakangan, tidak betah tetap tinggal di ruangan pengap bau antiseptik tersebut. Pria itu berbaring di ranjangnya yang nyaman. Di kamar tanpa bebauan aneh yang membuatnya sebal. Sprei hitamnya yang lembut beraroma mawar menyenangkan. Wanginya masih cukup kuat, karena Amanda baru saja memasangkan sprei tersebut tadi pagi. Gara berbaring setengah duduk, masih belum bisa bergerak bebas karena lukanya masih belum sembuh seutuhnya. Masih sangat sering terasa begitu sakit. Pun dengan tangan kanannya yang kaku dan masih nyeri. Ternyat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN