berhenti bekerja

564 Kata
''sabar tia sabar namanya juga bekerja sama orang pasti ada salah nya, bertahan dulu tia kamu pasti bisa sampai kamu mendapat kan uang. batin ku nyemangati diri sendiri. '' sekarang aku sudah satu bulan lebih bekerja di sini, aku harus bisa bertahan untuk sementara, entah kuat berapa bulan aku disini nanti. '' tia kamu jagain anak anak ya saya mau pergi dulu, kata buk lita. '' iya buk'' '' anak yang baru beberapa minggu sudah di tinggal pergi pergian, apa ga kasihan gitu. ucap ku sambil nungguin bayi itu. '' gak nyangka ya baru juga lulus sekolah sudah jadi ibu tiga anak sekaligus.batin ku sambil senyam senyum membayang kan hal yang tak pernah aku duga sebelum nya. '' gimana tia apa rewel anak anak?'' '' tidak buk'' '' di mana mereka?'' '' sudah pada tidur buk'' bilang nya cuman pergi sebentar, gak tau nya seharian sudah malam baru pulang lagi ibu macam apa kamu itu. batin ku gedeg juga. '' karena di tinggal seharian sama buk lita pekerjaan ku kan jadi menumpuk, karena anak anak tidak bisa di tinggal.heehh ku hela nafas mencoba tetap sabar. '' hari ini majikan nya mbak mia bermain ke sini rumah buk lita, mbak mia pun di ajak juga, ini kesempatan aku untuk cerita sama mbak mia, kalau aku sudah tidak betah lagi bekerja di sini. '' mbak aku sudah tidak betah lagi bekerja di sini?'' kata ku '' memang nya kenapa tia?'' '' pekerjaan nya berat mbak, ngurus anak sama pekerjaan rumah aku semua yang mengerjakan, kadang buk lita pergi seharian aku di rumah seharian jagain anak anak sendiri,belum lagi kalau pekerjaan rumah gak beres buk lita selalu marah. mengadu sama mbak mia '' ya sudah kamu bertahan dulu sampai dua bulan, kalau kamu berhenti sekarang kan tanggung, nanti mbak kesini jemput kamu. '' aku sudah dua bulan di rumah buk lita, sudah saat nya aku bilang mau berhenti bekerja, yang pasti mbak mia yang bilang bukan aku. '' permisi buk lita'' ucap mbak mia. '' iya'' kamu mia kan yang bekerja di rumah kakak ku?'' tanya buk lita. '' iya buk'' '' maaf buk lita kedatangan saya kesini mau menjemput adik saya tia! '' menjemput?'' tia mau cuti kok gak bilang?'' '' bukan buk, tia mau pulang seterus nya. '' apa ''pulang seterus nya?'' buk tia sangat kaget,mendengar kabar kalau aku mau berhenti kerja, karena sebelum nya aku tidak bilang apa apa sama buk tia. '' tia kenapa kamu pulang mendadak sekali dan tidak bilang sama ibuk sebelum nya?'' '' maaf buk'' ucap ku. aku sudah mengemasi semua baju ku, karena aku sudah lama berencana berhenti bekerja, jadi saat aku berpamitan sama buk lita aku sudah membawa tas ku. '' tia kamu sudah siap?'' sudah di bawa semua baju nya?'' tanya mbak mia. '' sudah mbak'' '' buk lita saya pamit buk terimakasih sudah menerima saya bekerja di sini, semoga ibuk segera mendapat kan pengganti saya. '' iya '' jawab buk lita ketus. sangat terlihat dari raut muka buk lita, jika buk lita tidak suka aku pulang, karena sudah pasti sangat kerepotan mengurus tiga anak yang masih balita, belum lagi di tambah pekerjaan rumah, pusing pusing lah buk, biar ibuk juga bisa merasakan bagai mana repot nya di rumah, bukan tau nya cuma pergi dan marah marah kalau pekerjaan rumah gak beres.batin ku dalam hati maaf kan aku yang berpikir jahat. . . . . . .
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN