Pagi telah menyingsing, Yahmar yang sudah terbangun dari tidurnya, segera bersia-siap memakai pakaian rapi, dan segera bergegas untuk menemui James. Ada hal yang harus ia bicarakan dengan lelaki itu, namun belum sempat langkahnya menggapai ke pintu devisi Keamanan… Seseorang memanggilnya dari belakang. “Yahmar!” Yahmar berbalik, menatap pada Dokter Samuel yang sedang berjalan menghampirinya di depan pintu masuk devisi kemanaan tersebut. Dokter Samuel terlihat rapi meskipun Yahmar jelas melihat bahwa dokter tersebut kelelahan dan kurang tidur. “Ada apa Sam? Apakah kau tidak beristirahat?” Yahmar bertanya pada Dokter Samuel yang kini berada di hadapannya. Dokter Samuel hanya tersenyum padanya dan menepuk bahu Yahmar seraya berucap, “Aku sudah baik-baik saja, Yahmar. Apa yang kau lakuk

