( Flashback... ) Dua tahun yang lalu. Tepatnya memasuki tahun ketiga keberadaan Luna di London. Gadis itu sama sekali tidak pernah pulang ke Indonesia, bahkan pada hari libur sekalipun.Tekadnya untuk menyelesaikan pendidikannya tepat waktu adalah prioritas utama dalam hidupnya saat ini. Tak masalah jika ia harus menahan rasa rindu pada keluarganya, terutama pada sang ayah yang selalu mendukungnya. Pun dengan ibu dan adik - adiknya, mereka selalu menunggu Luna pulang dengan membawa kabar baik dan penghargaan. Meski pun begitu, sang ayah selalu menyempatkan diri untuk mengirim sesuatu untuk Luna. Walau Luna sudah sering menjelaskan bahwa di negara itu juga ternyata ada restoran yang menjual makanan khas Indonesia. Dan Luna selalu menyempatkan diri untuk datang ke tempat itu meski pun hany

