Siska dan Jack

1178 Kata
Mengandung adegan 18+ Setelah berkabar mengenai ia yang sudah punya pacar Mike dan Siska tidak pernah lagi berbalas pesan Siska lebih fokus dengan Jack dan Mike tetap fokus dengan kuliahnya ia benar-benar tak ingin membuat konsen nya buyar karena persoalan Siska dan Siska juga tidak bisa berkontak dengan laki-laki lain meskipun saudaranya karena Jack melarang nya Jack tidak suka jika Siska dekat dengan laki-laki lain.  Terkadang Siska merasa terkekang oleh Jack tetapi dia sudah terlalu cinta dengan Jack. Selama berpacaran Siska dan Jack sering melakukan adegan panas seperti yang ia lakukan dengan Bryan tak lebih dari itu meskipun sebenarnya Jack sering sekali meminta lebih namun Siska menolak keras. Saat ini Siska dan Jack sedang berduaan di kamar milik Siska, setelah kegiatan mereka menjadi team panitia acara sekolahnya berakhir Jack jadi lebih sering ke rumah Siska karna Siska tak ingin mereka menunjukkan status mereka di sekolah semenjak Siska marah dan minta putus karena Jack melarangnya untuk dekat dengan teman sekelasnya Jack pun tak pernah lagi melarangnya untuk dekat dengan teman sekelas. Siska sedang mandi seperti biasa setiap pulang sekolah ia akan membersihkan diri terlebih dahulu sementara Jack menunggu sambil merebahkan diri di atas tempat tidur Siska. Tiba-tiba Jack ingin melihat Siska di kamar mandi ia pun membuka pintu kamar mandi Siska yang tidak di kunci. Melihat Siska di bawah cucuran air Shower membuat Mike n***u ia pun membuka smua pakaiannya dan terlihat jelas miliknya sudah menegang ia pun langsung masuk ke dalam box mandi memeluk Siska dari belakang membuat Siska terkejut. “ Jack ! Ka-kamu ngapain “ ucap Siska terkejut dan merasakan ada benda keras yang menempel di belakangnya yaitu batang kemaluan Jack. “ Sebentar saja baby , aku tidak tahan melihat kamu seperti ini “ucap Jack lalu tangannya mulai meraba memainkan p***ng milik Siska yang masih sedikit bersabun. “ Ahhh…Jack”desah Siska. Siska dan Jack mendapat sensasi yang berbeda di bawah cucuran air hangat dari Shower. Siska menerima perlakuan Jack ia menikmati sensasi yang ada. “ Ahhh.. “ desah Siska saat Jack mengelus vaginanya. “ Jackk ahh…. “ desah Siska ia langsung membalikkan tubuhnya dan mencium Jack Kini mereka saling berpagut di bawah air Shower lidah mereka saling berperang satu sama lain Jack menggerakkan tangannya meremas d**a Siska dan memilin p***ng Siska membuat Siska melenguh dalam ciumannya. “ Emhhh… “ desah Siska. Jack melepaskan ciumannya ia mulai menciumi leher Siska dan perlahan pindah ke d**a Siska sesekali ia menggigit kecil p***ng Siska ia juga memainkan lidah nya di d**a Siska. “ Ahhhh…. Jack..geli “ desah nya sambil meremas rambut Jack yang basah. Jack mendorong tubuh SIska ke dinding untuk menghindari cucuran air Shower ia meminta Siska membuka kedua kaki nya ia pun menurunkan tubuhnya lalu mulai menciumi dan menj***ti v****a milik Siska. Ia dapat mencium aroma wangi dari sabun yang Siska pakai. “ Ahhh…ohhh jack ohhh… “desah Siska sambil meremas d**a nya sendiri. “ Ohhh.. nikmat sekali m***k mu Siska “ucap Jack vulgar di sela-sela ciuman nya. Jack memainkan lidahnya di dalam l***ng kenikmatan Siska sampai beberapa lama Siska mengerang nikmat tubuhnya menegang ia mencapai puncak kenikmatan nya. “ Ahhhhh…uhhhh Jack ohhh aku…ohhh Jackkk aku..mauhh…keluar… “ desah Siska. Jack merasakan ada cairan hangat di bibirnya ia juga merasakan bahwa miliknya yang sedari tadi ia k***k pun akan menyemprotkan s****a nya ia pun langsung berdiri dan mengarahkan miliknya kea rah Siska dan seketika ia pun mengeluarkan s****a nya. “Ahhh Siskaaa… “ jerit Jack. Setelah itu ia bersandar di tubuh Siska yang juga bersandar pada dinding mereka kembali membasahi diri setelah sisa-sisa pencapaian mereka, Siska membersihkan sisa-sisa s****a Jack yang ada bagian perut bawahnya. Setelah selesai mereka pun segera mengeringkan tubuh mereka dengan handuk dan membaringkan tubuh mereka di tempat tidur Siska. b******u di bawah cucuran air benar-benar membuat mereka kelelahan dalam memburu hasrat mereka masing-masing. Hari semakin sore Jack pun berpamit pulang saat Siska mengantar Jack sampai depan gerbang tiba-tiba mobil ayah nya pun datang melihat ada sosok Jack ayahnya langsung turun dan menanyakan pada Siska. “ Siska siapa ini ? “ Ucap Indra “ Kakak kelas ku pa “ucap Siska cuek. “ ya udah sana Jack hati-hati ya” ucap Siska sambil memberi isyarat kepada Jack untuk segera pergi. “ oh iyah oke… om duluan ya “ ucap Jack gugup. Jack tidak mengerti dengan sikap Siska ia pun pergi meninggalkan Siska dan papanya. “ Siska sejak kapan kamu suka membawa laki-laki ke rumah tanpa izin papa ? “ucap Papanya “ Aku tau papa itu sibuk ngurus istri papa dan anaknya jadi aku tau diri untuk gak merepotkan papa lagian aku bawa siapapun ke rumah ini ga berpengaruh juga kan sama papa ? “ucap Siska “ Siska jangan keterlaluan kamu “ ucap Indra kesal dengan anaknya yang cenderung keras kepala. “ Udah pa, papa pasti capek kan mending papa istirahat dari pada ngurusin urusan ga penting kayak gini “ ucap Siska lalu langsung masuk ke dalam rumah dan menuju kamarnya. Siska dan papanya tidak pernah akur karena papanya selalu saja membela istrinya bahkan papanya lebih percaya dengan istrinya daripada Siska anaknya sendiri. Terkadang Siska merasa seperti tidak di anggap oleh papanya sendiri dan terkadang ia merasa bahwa papa tirinya lebih menyayanginya daripada papa kandungnya sendiri. Siska tiba-tiba merasa rindu dengan keluarga nya di Singapore ia pun mengambil ponsel nya dan melakukan panggilan video ke mamanya. “ Halo Siska “sapa mama nya saat menerima panggilan video dari Siska. “ Halo Ma apa kabar ma ? “ucap Siska “ Baik Siska kamu apa kabar ? “ Tanya mama nya “ Baik ma daddy sama Santi gimana kabarnya ma ? “ Tanya Siska “ Baik juga kok tapi sekarang Santi lagi tidur Sis sementara Daddy belum pulang “ucap Mama “ ya uda ma gak apa-apa Siska hanya mau Tanya kabar aja, ya sudah kalau begitu mama sehat-sehat ya  “ ucap Siska “ Iya nak kamu juga jaga kesehatan ya “ ucap mama nya lalu menutup panggilannya. Siska merasa hari begitu penat ia pun membuka computer nya dan memainkan game online yang ada di computer nya hal yang biasa Siska lakukan ketika sedang merasa bosan atau penat. Selama di Jakarta Siska lebih banyak menghabiskan waktunya di kamar baginya jika keluar dari kamar ia akan merasa seperti sedang berada di dalam neraka terlebih jika ada ibu tirinya dan juga adik tirinya. Setelah bermain game hingga malam ia pun merasa sudah mulai mengantuk ia pun langsung merebahkan dirinya sambil memijat-mijat kepalanya hari ini ia benar-benar merasakan penat yang begitu berat setelah berdebat dengan papanya. Ia pun tertidur membawa segala beban yang ia rasakan dalam hidupnya.  Kehidupan yang seharusnya lebih menyenangkan baginya semakin terasa penat seiring berjalannya waktu ia menjalani kehidupannya di Jakarta sesuai dengan keinginannya sendiri ia tak ingin lagi mengikuti apa kata Papanya. Waktu terus berjalan namun ia dan papanya belum bisa akur layaknya seorang papa dan anak baginya selama masih ada Istri papanya yang jahat itu ia dan papanya tidak akan berbaikan sampai ia memutuskan kembali ke Singapore dan menerima kehadiran ayah tirinya. 
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN