Move On

1578 Kata
Di luar kapal  “ Kenapa ? Kenapa Jack ? Kenapa harus sama Angel Jack ? kamu tau aku sangat membenci dia “ Ucap Siska dalam hati yang sangat perih dirasakannya saat ini. “ Heii.. Aku ajak kamu refreshing biar kamu bisa happy lagi bukan nyuruh kamu nangis “ Ucap Mike sambil merangkul pundak Siska “ Nggak kok aku ngga nangis heheh “ Ucap Siska sambil  mengusap air mata nya dan mematikan lagu nya. “ Jangan bohong cantik aku dari tadi di sebelah kamu saja kamu ga tau “ ucap Mike sambil mengusap pipi Siska yang masih tersisa tetesan air matanya. “ Iyah iyah aku ngga nangis lagi, Mikee thanks ya kamu selalu ada untuk aku “ Ucap Siska sambil memutar badannya menghadap Mike. “ Iya Sama-sama , jangan menggoda ku di sini Siska nanti kita bisa di aduin ke Daddy sama mereka berdua “ ucap Mike sambil mengarahkan dagunya ke arah dalam kapal. “ Iya ampun “ Ucap Siska. " Nanti malam saja ! " goda Mike ke Siska  " Mikeee ! " Seru Siska pipi nya pun memerah  " Heheehehehe.... Sudah lah non Move on yah move on ! " ucap Mike  " Iyah aku move one kan udah ada kamu Hahahaha.... " ucap Siska sambil tertawa dan bergegas masuk kedalam kapal meninggalkan Mike  " Heiiii ! " seru Mike sambil mengejar Siska  Mereka tertawa bersama sambil menikmati pemandangan air laut selama perjalanan menuju Batam. Setelah sekitar 45 menit akhirnya mereka pun sampai di pelabuhan Batam tujuan mereka, mereka pun segera keluar dari pelabuhan setelah melakukan proses pengecapan paspor. Setelah keluar dari pelabuhan mereka langsung di jemput oleh supir resort yang sudah dipesan oleh Mike. Mereka akan menginap di batam selama beberapa hari Mike tau jika Siska tidak pernah liburan ke suasana pantai jadi ia ingin membawa Siska ke resort yang lumayan terkenal di Batam yang lokasinya berada di pinggiran pantai. Dalam perjalanan menuju Resort Siska seperti kelelahan ia tidur dengan posisi kepalanya di pangku oleh Mike. Setelah satu jam perjalanan menuju resort Mike pelan-pelan menurun kan kepala Siska di bangku mobil ia pun langsung mengurus proses check-in resort nya setelah selesai ia langsung kembali ke mobil dan mengangkat tubuh Siska ke kamar nya sedangkan barang-barang mereka di bantu oleh petugas resort. Mike memilih kamar yang menyerupai Villa itu dengan lokasi yang langsung menghadap pantai dan di fasilitasi oleh private pool, ia membaringkan tubuh Siska di tempat tidur dan kemudian mengunci pintu setelah petugas meletakkan barang-barang mereka. Mike menatap wajah Siska yang seperti anak-anak ketika sedang tidur ia merasa gemas dan ingin sekali mencubit pipi nya tapi ia takut Siska terbangun. Mike pun menuju private pool  yang berada di depan villa itu dan duduk santai di kursi lounger yang biasa digunakan untuk berjemur dipantai itu ia lalu mengambil ponsel nya dan menghubungi Daddynya. “ Halo Dad. “ sapa Mike “ Halo Mike sudah sampai ? “Ucap sang Ayah. “ Sudah Dad sudah di resort juga , Siska ketiduran tadi Dad jadi sekarang dia ada di kamar nya “ Ucap Mike “ Ya udah kalau begitu Mike have fun kalian ya sampaikan ke Siska nanti “ucap Daddynya “ Oke Dad thank you “ Ucap Mike lalu menutup telponnya. *** Ting! Bunyi notif pesan di ponsel Siska.  Hai kak ini aku Angel aku Cuma mau bilang kalau dua minggu lagi aku menikah dengan Jack doain aku ya kak dan aku berharap kakak mau datang. Isi pesan Angel kepada Siska   Mike membuka pesan di Handphone Siska ia membaca pesan itu namun ia tidak menghiraukan pesan itu ia merasa geram melihat kelakuan Angel. Tak lama kemudian Angel malah melakukan panggilan ke nomor Siska.  Dirtt…dirt…dirt…. Lagi-lagi Mike melihat ponsel Siska ia sangat marah karna lagi-lagi nomor Angel yang menghubungi Siska ia pun berjalan ke depan kamarnya dan mengangkat telpon itu . “ Halo kak Siska “ Sapa Angel “ Ini Siapa dan mau apa mencari Siska ? “ jawab Mike ketus “ Ma-maaf ini Siapa ya ? Saya mau bicara dengan kakak saya Siska “ ucap Angel terkejut karna suara yang ada di telpon itu adalah suara laki-laki. “ Adik Siska ? Setau saya Siska tidak punya adik lagi selain Santi dan kamu bukan Santi “ Ucap Mike kesal. “ Ma-maaf saya Angel anak dari istri papa nya Kak Siska “ ucap Angel “ Oh w************n yang baru saja merebut calon suami Siska ya ? yang juga hamil dengan calon suami Siska ya , oke saya ingat ! “ Ucap Mike dengan nada menghina. “ Apa maksud kamu ?! Kamu jangan sembarangan berbicara ya berikan ponsel ini ke Siska ! “ ucap Angel “ Saya tidak sembarang berbicara nona cantik, saya tidak bisa memberikan ponsel ini ke Siska sekarang , jadi kamu sampaikan saja apa yang mau kamu sampaikan kepada Siska sayang “ Jawab Mike dengan nada menggoda “ Jangan panggil saya dengan sebutan sayang saya tidak kenal dengan kamu dan saya tidak tergoda dengan kamu , tolong sampaikan saja pada Siska kalau 2 minggu lagi saya akan menikah dengan Jack “ Ucap Angel kesal “ Oh ya kamu tidak tergoda dengan saya ? oh iya saya lupa kamu itu kan tergoda nya dengan milik Siska , baik akan saya sampaikan tapi kamu tidur dengan saya bagaimana ? mau ? kamu kan wanita haus akan nafsu sampai-sampai milik orang kamu rebut…hahaha…. “ ucap Mike dengan nada mengejek “ Dasar Laki-laki gila ! “ Ucap Angel langsung mematikan telponnya. Mike sangat puas telah mengatakan hal yang seharusnya diterima oleh Angel ia pun kembali meletakkan ponsel Siska dan kembali ke kursi lounger untuk bersantai menikmati angin di sore hari. Namun Siska terbangun dari tidurnya hari sudah mulai malam ia pun mencari Mike karna Mike tidak dikamarnya. Mike tertidur di kursi lounger itu, Siska pun mendekati Mike ia menatap wajah Mike dalam-dalam pelan-pelan ia dekati dan ia kecup bibir Mike sekilas membuat Mike terbangun. “ Hei sudah bangun kamu “ ucap Mike. “ Iyah terus kamu kenapa tidur di sini ? “ ucap Siska “ Iyah tadi aku lagi nyantai aja angin nya sejuk jadi ketiduran “  “ owh ya udah masuk gih kalau mau tidur lanjut di dalam “ ucap Siska “ ngga ah mau siap-siap makan malam kan bentar lagi..hmm..oh ya sis tadi ada yang nelpon ,maaf aku angkat tadi “ Ucap Mike “ Siapa ? “ Tanya Siska. “ Si Angel, dia bilang dua minggu lagi mereka akan menikah “ ucap Mike menatap Siska. “ Emmm..owhh… ga ada urusan nya sama aku lagi lah ngapain juga dia masih hubungin aku toh apa yang dia mau udah dia dapat “  ucap Siska dengan suara bergetar hatinya terasa sakit. “ Jangan nangis lagi hanya karna mereka “ ucap Mike yang melihat mata Siska sudah berkaca-kaca. “ Nggak aku nggak akan nangis lagi kok…dah mandi sana katanya mau siap-siap “ ucap Siska mengalihkan pembicaraan.   “ Ya udah aku mandi dulu yah kamu jangan nangis “ ucap Mike lalu mengecup bibir manis Siska. Saat Mike mandi Siska pun duduk di pinggir Private Pool ia memainkan air dengan tangannya ia mengeluarkan air matanya yang sedari tadi ia tahan. Ia tahu bahwa Mike tidak suka jika ia menangis karna Jack untuk itu ia berusaha menahan air matanya agar tidak jatuh di depan Mike. Harusnya aku Jack harusnya Kita berdua, dan sekarang semua tinggal kenangan. Kamu b******n Jack kamu tega dan kamu jahat !.  Batin Siska air matanya pun menetes. Tak lama kemudian ia mendengar suara Mike yang sudah selesai mandi ia pun langsung mengusap air matanya dan meyakinkan dirinya untuk melupakan Jack dan mengikhlaskan semuanya. “ Okey Siska kamu bisa lupain dia dan jalani apa yang ada sekarng tanpa mengingat dia “ ucap Siska sambil mengusap air matanya. “ Hei mandi sana setelah itu kita pergi makan malam “ ucap Mike memegang pundak Siska. “ Iya ini aku mandi “ Jawab Siska lalu ia pun pergi mandi. Menunggu Siska yang sedang mandi Mike berdiri menatap lautan dan memikirkan keadaan Siska. “ Kenapa kamu harus mengalami keadaan seperti ini Siska ? aku ga kuat harus liat kamu sedih terus ! Andai kamu bisa membuka hatimu untuk ku dan andai orang tua kita menyetujui aku ingin menjadi pelindung dihidupmu dan memberikan kebahagiaan untukmu. Aku sayang kamu Siska “  Batin Mike sambil memejamkan mata dan meneteskan air mata yang segera ia usap. Siska pun selesai mandi dan ia pun menghampiri Mike yang sudah berada di ruang tengah Villa itu. Lalu mereka pun segera bergegas ke pinggir pantai tempat restauran resort itu berada dimana suasana nya diciptakan dengan sangat romantis dengan hiasan lilin dan lampu-lampu kecil di sekitar meja dan restaurant itu. Siska dan Mike pun memesan makanan yang mereka inginkan bagi Siska ini adalah hari yang menyenangkan untuknya. “ Mike terima kasih ya kamu udah selalu ada buat aku “ Ucap Siska sambil menggenggam tangan Mike. “ Siska kamu udah bilang ini seribu kali loh, dan jawaban aku tetap sama Anything for you Siska “ jawab Mike membalas genggaman tangan Siska.  “ Apapun akan aku lakukan asal kamu bisa bahagia dan tidak meneteskan air mata lagi Sis, air matamu adalah luka bagi aku “ ucap Mike dalam hati. Makanan yang sudah mereka pesan pun datang dan mereka siap untuk menyantap makanan itu, di sela-sela makan malam mereka sambil bercanda dan saling menyuapkan makanan satu sama lain tak terlihat kesedihan lagi pada raut wajah Siska. Siska merasa bahagia setiap kali bersama Mike tapi ia sendiri tak pernah yakin perasaan apa yang ia miliki terhadap Mike. *** 
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN