Hari-hari pun berlalu Siska sudah memutuskan bahwa ia akan pulang ke Jakarta secepatnya untuk mengurus semua dokumen yang di butuhkan untuk mendaftar ke Universitas sekaligus mengurus pasport nya, ia juga sudah menghubungi orang yang akan membantunya mengurus semuanya di Jakarta nanti.
Pagi ini Siska mengajak Mike ke rumah orang tua mereka untuk membicarakan hal ini , ia akan minta izin kepada Daddy dan Mama nya untuk pulang ke Jakarta dalam waktu dekat, namun sebelum berangkat ke rumah orang tua mereka Siska pun memberitahu Mike terlebih dahulu mengenai rencana nya ini.
" Mike kita sarapan ke rumah Daddy yuk " ajak Siska
" Kok tumben ? Ada apa ? " Tanya Mike
" Iyah aku mau minta izin ke Daddy sama Mama aku mau pulang ke Jakarta Mike untuk urus semua dokumen yang dibutuhkan untuk daftar nanti " Jelas Siska
" Owh...ya udah kalau gitu " Jawab Mike. Mereka pun langsung berangkat ke rumah orang tua mereka.
***
Di Rumah Daddy
" Morning Dad " sapa Siska dan Mike.
" Hei Morning, tumben kalian ke sini pagi-pagi ? " tanya Daddy
" Iyah Dad ada yang mau Siska bicarain , Mama kemana Dad ? " tanya Siska
" Mama lagi mandi tadi kesiangan semua Sis, Santi aja buru-buru tadi berangkat nya " jawab Daddy
" Ouuu... Oh iya Dad Siska mau pulang ke Jakarta mau urus dokumen-dokumen Siska yang nanti dibutuhin untuk pendaftaran " ucap Siska
" Pulang ke Jakarta ? kamu yakin? gak mau Daddy suruh orang aja buat urusin dokumennya jadi kamu ga perlu pulang gitu " tanya Daddy karena ia takut kalau Siska nantinya terganggu apabila bertemu dengan yang berhubungan dengan masa lalunya.
" Ga usah Dad, Siska aja yang pulang Siska yakin kok " ucap Siska
" Dad gimana kalau Mike ikut aja sama Siska sekalian mau jalan-jalan " ucap Mike
" Ehhh ngga usah Mike kamu kan mau kerja " jawab Siska
" Nahhh bener juga kamu kan belum pernah tu ke Jakarta yang kamu tau kan cuma Batam sama Bali ya udah pergi lah sana temani Siska " jawab Daddy nya
" Tapi Dad ntar Mike kan mau kerja, Siska gak apa-apa kok sendirian " jawab Siska
" Soal kerjaan Mike gampang kok Siska lagian biar dia tau gimana kota Jakarta sekalian dia liat-liat siapa tau bisa bangun bisnis nya disana " ucap Daddy
" Ntah ni Siska soal kerjaan mudah kok Sis...Hehehe... " Ucap Mike
" Loh Siska,Mike kok tumben kesini " Ucap Mama yang baru dari kamar.
" Iyah Ma Siska mau pulang ke Jakarta katanya " Jawab Daddy
" Hah ? Kapan ? " tanya Mama.
" Secepatnya sih Ma, kalau bisa Sih lusa, Siska mau urus dokumen Siska " jawab Siska.
" Kamu yakin mau pulang ? " tanya Mama
" Yakin kok ma " jawab Siska meyakinkan
" Mike ikut juga kok ma Mike temani Siska " jawab Mike
" Hmmm... yaudah kalau gitu, jadi nanti kamu tinggal di rumah Papa Sis? " tanya Mama
" Ngga deh ma, ntar nginap di hotel aja sama Mike " jawab Siska
" Ya udah tapi tetap temuin Papa ya Sis, Mike juga jangan di lepas sendirian nanti ilang " ucap Mama nya
" Iya Ma, nanti Siska ajak Papa ketemuan, gak mungkin la Ma Siska tinggalin Mike sendirian " jawab Siska.
" Iya udah kalau gitu Sis " ucap Mama nya.
" Nanti untuk tiket Daddy suruh Sekretaris Daddy yang urus aja ya Siska " ucap Daddy nya.
" Thank you Dad, maaf merepotkan ya Dad " ucap Siska.
" Iyah gak masalah Sis , sama sama " jawab Daddy nya
" Ya udah sarapan yuk " ajak Mama nya
Mereka pun sarapan bersama sebelum masing-masing berangkat ke kantor, Siska pergi ke kantor nya di antar oleh Mike , setelah mengantar Siska Mike pun langsung menuju kantor nya. Mereka segera menyelesaikan pekerjaan mereka sebelum mereka cuti untuk pulang ke Jakarta. Sekretaris Daddy nya menghampirinya untuk mengatakan bahwa tiket mereka sudah di beli untuk keberangkatan 2 hari lagi.
" Non, tiket Non Siska dan Tuan Mike sudah dibeli untuk penerbangan 2 hari lagi ya non menggunakan maskapai Singapore Airlines keberangkatan jam 9.35 pagi " ucap Sekretaris.
" Okay thank you Christy " ucap Siska
" Oh iya Non , kata Sir Raymond besok non dan Tuan Mike tidak usah masuk kerja lagi, jadi Non Siska dan Tuan Mike bisa packing " jawab Christy
" What ? Libur ? " jawab Siska.
" Iyah Non " Jawab Christy
" Okey baik thank you " ucap Siska.
" Sama sama Non, permisi non " ucap Christy
" Okey " jawab Siska
Siska pun melanjutkan pekerjaan nya, ia juga sudah menghubungi Mike kalau tiket nya sudah di beli dan Mike mengatakan akan menjemput nya sebentar lagi sekalian mengantarkan File kepada Daddy nya agar Daddy nya bisa menggantikan dirinya selama ia di Jakarta.
***
" Selamat sore Tuan Mike " sapa para Staff di kantor Daddy nya.
" Sore, Christy Sir Raymond ada di ruangan ? " tanya Mike kepada Sekretaris Daddynya
" Ada Tuan silahkan masuk Tuan " jawab Christy sambil mengisyaratkan kepada Mike untuk masuk ke ruangan sang pemilik.
" Ganteng banget ya anak nya pak Direktur " ucap salah satu pegawai yang berasal dari Indonesia.
" Iyah ganteng sih tapi sama aja ga kan bisa kita miliki...Hahahah " Jawab pegawai lainnya yang berasal dari Indonesia juga.
" Sudah-sudah kembali ke kerjaan kita " Jawab pegawai itu.
Mike pun menyerahkan semua File kepada Daddy nya, ia berada dalam ruangan Daddy nya selama kurang lebih 1 jam hingga Siska sudah selesai mengerjakan semua pekerjaan nya. Ia pun menemui Christy untuk masuk ke ruangan Daddy nya, walaupun ia anak pemilik kantor namun ia tetap mengikuti peraturan yang ada sebelum masuk ke ruangan Direktur wajib izin kepada Sekretaris untuk memastikan bahwa Sang Direktur tidak sedang kedatangan tamu penting sehingga tidak mengganggu.
" Chris Sir Raymond ada di dalam ? " tanya Siska
" Ada non, kebetulan Tuan Mike juga ada di dalam non " ucap Siska
" Oh ya ? Apa mereka sedang meeting ? " tanya Siska untuk memastikan agar ia juga tidak mengganggu
" Tidak kok Non, Masuk saja tidak apa-apa Non, mari saya antarkan " jawab Christy sambil mengantarkan Siska.
Tok..Tok... (Christy mengetuk pintu)
" Permisi Sir ini ada Non Siska " ucap Christy
" Suruh masuk saja " jawab Sir Raymond
" Baik Sir " jawab Christy
" Silahkan Masuk Non " ucap Christy mempersilahkan Siska masuk.
" Thank you " jawab Siska.
Di dalam ruangan Siska langsung menyapa Ayah dan Kakak nya itu, ia pun menyerahkan semua berkas yang sudah ia selesaikan kepada Sang Ayah. Bukan Mike namanya jika tidak meledek Siska berhubung di dalam ruangan itu hanya mereka bertiga.
" Dad ini berkasnya " Ucap Siska berhubung hanya mereka bertiga ia pun memanggil panggilan rumah.
" Eh Non Siska sudah selesai yah kerjaan nya cepat amat " ledek Mike
" Eh Tuan Mike ngapain ya anda ke sini? Mau buat kerusuhan atau apa tuh ? " ledek Siska lagi
" Hei sudah-sudah kalian ini " ucap Daddy nya yang merasa lucu dengan tingkah kedua anaknya itu.
" Oh iya Dad, Siska balik dulu ke tempat Siska soalnya mau beresin meja dan beberapa berkas biar rapi " jawab Siska
" Okey Siska " jawab Daddy nya.
" Bhayyy Tuan Mike , mohon menunggu ya " ucap Siska sambil menuju pintu keluar ruangan.
" Hehhggg " dengus Mike.
Lalu Siska pun kembali ke meja nya dan membereskan beberapa berkas yang sudah tak terpakai serta membereskan barang-barang dari meja nya, sementara Mike dan Daddy nya juga melanjutkan pembahasannya hingga selesai, setelah itu Mike menghampiri Siska di meja nya.
" Hai non Sudah selesai ? " Sapa Mike.
" Hai Tuan Sudah dong " Jawab Siska
" Ya udah pulang yuk " ucap Mike
" Okey yuk " jawab Siska
Mereka pun berjalan menuju pintu keluar kantor Daddy nya itu, para karyawan di sana mengkagumi ketampanan yang dimiliki oleh Mike serta menyukai sifat lembut Mike kepada Siska yang terlihat bahwa Mike sangat menghargai wanita.
Mike dan Siska pun pulang ke apartment dan mereka menyiapkan barang-barang yang akan mereka bawa untuk beberapa lama di Jakarta nanti. Mereka pun tidak banyak melakukan aktifitas waktu yang diberikan ayahnya di gunakan untuk istirahat dan packing saja agar tidak kelelahan nantinya.