Bab 31

1617 Kata

Air mata Carla menetes."Aku...Enggak tau kalau kamu sayang aku, Jes. Aku hanya tau dulu...Revan adalah satu-satunya lelaki yang mengerti aku. Tapi, pada kenyataannya aku hanya memaksakan kehendaknya. Jelas-jelas kami tidak bahagia." "Maka dari itu, menikahlah denganku. Membesarkan anak-anak kita bersama. Aku tau...aku tak sempurna, tapi...Aku akan belajar membahagiakanmu, Car. Aku mencintai kamu. Kita ditakdirkan untuk bersatu," kata Jason dengan mata yang berkaca-kaca. Carla terisak, antara sedih dan bahagia. Mereka berpelukan sambil berlinang air mata. Sementara itu, Eve, Riri, dan James yang sedari tadi menguping pun ikut terharu dengan kata-kata yang diucapkan Jason. James pun bisa bernapas lega, adiknya itu bisa menentukan pilihan serta bertanggung jawab atas perbuatannya. Usai mele

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN