"Bunda kecewa sama kamu, Dan. Ternyata amnesia tidak hanya menghilangkan semua ingatan kamu tapi juga membuat kamu buta?! Bagaimana bisa seorang suami tidak melakukan apapun saat istrinya dihina dihadapan semua orang apalagi disaat kalian baru saja melangsungkan pernikahan. Sebenarnya kamu itu masih punya hati nurani atau tidak?!" Mas Raddan hanya bisa menunduk mendengarkan semua kemarahan yang sedang di luapkan oleh Bunda. Aku dan Ummi juga tidak berani berbuat sesuatu untuk mencegah pertengkaran ini. "Tidakkah kamu malu sebagai seorang lelaki yang tidak bisa berbuat apa-apa disituasi seperti tadi. Bagaimana jika Bunda dalam posisi Hawa, dihina dan dicaci seperti tadi! Apa kamu masih tetap akan diam?" Mas Raddan hendak menjawab tapi Bunda kembali menyela,"bayangkan jika posisi itu ber

